Funeconomics: Ini Contoh Intra-Industry Trade-kah?

Sitti Rasuna W.
0906490626

Ketika yang terjadi ialah sebuah negara mengimpor sekaligus mengekspor barang yang sejenis, maka itulah intra-industry trade. Contoh yang paling sering dikemukakan ialah perdagangan mobil, Jepang mengimpor Chrysler dari Amerika Serikat namun juga mengekspor Toyota ke sana. Intra-industry trade eksis karena adanya diferensiasi produk serta menggambarkan consumer choice yang banyak.

Ada dua jenis intra-industry trade:
1. Horizontal intra-industry trade, yaitu impor dan ekspor di satu sektor dan di state of processing yang sama.
2. Vertical intra-industry trade, yaitu impor dan ekspor di satu sektor namun berbeda state of processing-nya. Misalkan, komponen iPad diimpor China dari berbagai negara, kemudian di-assemble di China, dan diekspor kembali ke US, untuk diekspor lagi ke bermacam-macam negara.

Nah itu jelas. Bagaimana dengan ini? Suatu saat saya pergi ke sebuah supermarket dan melihat minuman P*cari Sweat (selanjutnya saya singkat PS) di sana. PS yang made in Japan ditaruh berdekatan dengan PS yang made in Indonesia. Botolnya berbeda, yang made in Indonesia terbuat dari plastik dan yang made in Japan dibuat dari alumunium. Komposisi konsentrasi elektrolitnya sama persis, informasi nilai gizinya berbeda hanya sedikit. Rasanya pun tidak jauh dari sama. Harganya PS made in Japan, dengan ukuran PS lokal lebih banyak, lima kali lipatnya.

pocarisweat

Ketika, taruhlah di Indonesia hanya diproduksi biskuit cokelat dan kemudian mengimpor biskuit stroberi, maka hal itu wajar. Namun, PS ini sama persis dan pula sama mereknya. Apakah diferensiasi produk juga bisa berdasarkan dari bungkusnya? (Hanya berbeda botol?) Apakah importir mengimpor PS made in Japan tergantung ‘basket‘ dan produk ini sudah termasuk di dalamnya atau kah dijual ditujukan untuk konsumen yang bukan price-sensitive shopper atau lagi apakah disasarkan untuk orang yang penasaran? Ah… saya nggak ngerti.

Bagaimana menurutmu?

One thought on “Funeconomics: Ini Contoh Intra-Industry Trade-kah?

  1. ajijayanti says:

    kalo menurut gw sh na, itu kaya soda (yg selanjutnya akan saya singkat CC) ada yg d jual kemasan plastik dan kemasan kaleng. gw gak tau sh maksudnya apa udah ada kemasan plastik yg lbh murah ngapain juga d jual kemasan kaleng. tapi kita asumsikan kemasan kaleng tu lebih cepet dingin kalo di masukin kulkas, dan bisa bikin yg minum berasa makin keren jadi deh tu barang inferior. tapi masalahnya, PS kaleng bikinan indo tu yg pertama common goods, yang kedua susah dibuka, bahkan kalau dibuka dengan cara yg ekstrim bisa bikin kuku patah, jadilah kemasan PS yang impor jepang itu. (tapi gw beneran nemuin air mineral botol yg tutupnya gede dan gw bingung ini maksudnya apa selain nambah cost of production. ternyata pas gw baca karena orang2 suka susah buka tutup botol makannya dia bikin begitu)
    masalhnya sekarang, kita gak produksi cane kaya PS jepang itu makannya kita impor. tapi sebenernya karna itu gak diproduksi di sini jadi lain dari yg lain, yang kalo lo minum pake itu, lo bakal ngerasa beda dr yg lain. lagian org jpg jg suka nasionalis tinggi yg kalo ada produk jepang knp pake produk lain. walaupun d jepang sendiri mungkin produk cina bak kembang mekar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: