CMSA Ekspor Malaysia ke USA tahun 2005 dan 2010

Oleh : Nurani Pertiwi Ekaputri (1006690084)

CMSA (Constant Market Share Analysis) adalah metode untuk melihat pertumbuhan ekspor dari suatu negara ke negara partner dengan melihat 3 efek yaitu efek pertumbuhan impor, efek komposisi, dan efek daya saing. Dari ketiga efek tersebut, akan diketahui efek mana yang paling berkontribusi terhadap pertumbuhan ekspor ke negara partner. Berikut ini adalah metode perhitungan CMSA :

cmsa

Data yang digunakan untuk menghitung CMSA malaysia ke USA adalah data gross import USA dari malaysia dan dunia (mirroring import) tahun 2005 dan 2010 klasifikasi HS 1996 (level 2 digit). Data tersebut diolah dari situs UN COMTRADE. Setelah melakukan perhitungan CMSA, diperoleh 5 produk dengan pertumbuhan ekspor tertinggi yaitu Animal/veg fats & oils (HS 15), Optical, photo, cine, meas, checkin (HS 90), Rubber and articles thereof.(HS 40), Cocoa and cocoa preparations. (HS 18), dan Tin and articles thereof.(HS 80).

tabel

grafik

Dari diagram di atas dapat dilihat bahwa ketiga efek bernilai positif mengimplikasikan bahwa ekspor produk dari Malaysia ke USA mengalami peningkatan karena adanya peningkatan permintaan terhadap produk tersebut, spesialisasi atas produk yang diekspor, dan peningkatan daya saing produk.  Efek yang berkontribusi paling besar terhadap pertumbuhan ekspor malaysia ke USA pada tahun 2005 dan 2010 adalah efek daya saing (competitiveness effect) yang ditunjukkan dengan bar warna hijau, disusul oleh efek pertumbuhan impor (import growth effect) dan efek komposisi (compostition effect). Hal ini menunjukkan bahwa produk-produk yang diekspor Malaysia ke USA bisa bersaing di pasar USA, terutama produk Optical, photo, cine, meas, checkin (HS 90) yang kontribusi efek daya saingnya sangat dominan terhadap efek total. Sedangkan dari kelima produk yang memiliki market share terbesar di pasar USA, produk Animal/veg fats & oils (HS 15) adalah produk yang memiliki spesialisasi paling tinggi sekaligus produk yang paling bergantung pada permintaan pasar USA karena memiliki efek pertumbuhan impor yang paling tinggi diantara 4 produk lainnya. Secara keseluruhan, ekspor Malaysia ke USA masih didominasi oleh produk-produk yang pengolahannya belum menggunakan teknologi tinggi seperti primary product yaitu Animal/veg fats & oils (HS 15), Rubber and articles thereof.(HS 40), Cocoa and cocoa preparations. (HS 18), dan Tin and articles thereof.(HS 80). Namun Malaysia memiliki produk yang pengolahannya sudah menggunakan teknologi cukup rumit yaitu Optical, photo, cine, meas, checkin (HS 90) yang berhasil menjadi produk ekspor terbesar kedua ke pasar USA dan memiliki daya saing yang sangat tinggi sehingga nilai ekspornya tidak bergantung pada kondisi permintaan di pasar USA. Selain itu, walaupun ekspor Malaysia masih didominasi oleh produk primer, namun produk-produk tersebut ternyata memiliki daya saing yang tinggi dan cukup memiliki spesialisasi di pasar USA sehingga bila terjadi penurunan permintaan terhadap produk tersebut di pasar USA, Malaysia bisa memindahkan target ekspornya ke negara lain dengan mengandalkan keunggulan dari produk tersebut.

Sumber : wits.worldbank.org

One thought on “CMSA Ekspor Malaysia ke USA tahun 2005 dan 2010

  1. iid says:

    kak… klo referensi but CMSA itu buku apa ya? klo barang kali ada jurnalnya.. bisa di akses dimana yaaa?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: