Catatan Kecil Panglaykim Memorial Dialog 2012

by Wildan Noor Ramadhan (1006771453)

Panglaykim Memorial Dialog. Acara ini diperkenalkan oleh Dosen saya di kelas Internasional Lanjutan, Kak Kiki. Sebelumnya, jujur, saya belum pernah mendengar sama sekali apa itu Panglaykim Memorial Dialog. Diceritakannya, bahwa Panglaykim Memorial Dialog merupakan acara tahunan yang diadakan oleh Panglaykim Foundation. Ternyata, Panglaykim Memorial Dialog merupakan salah satu rangkaian acara Pekan Produk Kreatif Indonesia yang diselenggarakan Pemerintah Republik Indonesia (Gabungan dari beberapa instansi). Lagi-lagi, saya pun baru mengetahui ada PPKI yang diadakan di Epicentrum Walk, 21-25 November 2012.

Akhirnya, saya memutuskan untuk mengikuti Panglaykim Memorial Dialog karena merasa penasaran dengan acara yang dibuat oleh Pemerintah ini. Panglaykim Dialog tahun ini membawa tema “Unleashing Indonesia Creative Power for better future” sesuai dengan tema acara PPKI itu sendiri dengan Pembicara Ibu Mari Elka dan Prof. John Howkins (Father of Creative Economy). Kemenarikan dialog tersebut ditambah dengan moderator yang sangat interaktif, Dalton Tanonaka.

Mengenai substansi-substansi penting dari Dialog tersebut, menurut Prof. John Howkins ada 3 hal yang mendasari creative Principle. Yang pertama, “everyone is creative”. Menurutnya, setiap manusia pasti lahir dengan imajinasi dan passion masing-masing, kesuksesannya tergantung bagaimana kedua hal itu dapat dimaksimalkan. Yang kedua, “Creativity needs freedom”. Menurutnya, manusia membutuhkan kebebasan untuk mengatur kreativitas masing-masing. Kebebasan untuk meminjam, mengkopi, beradaptasi, maupun kebebasan untuk menang dan kalah. Semua hal itu penting agar kreativitas bisa berperan. Yang terakhir, kebebasan membutuhkan “market”. Ya, kebebasan membutuhkan pasar untuk bertransaksi ide, disini kreativitas merupakan asset dalam “pasar ekonomi kreatif”. Pada bagian selanjuynya dibahas pula mengenai, bagaimana ekonomi kreatif di Indonesia yang berkembang saat ini, dengan dibandingkan dengan Negara lain seperti Korea.

Secara keseluruhan, Panglaykim Dialog yang gratis dan terbuka untuk umum ini sangat insightful. Tidak menyesal saya menyemapatkan hadir dalam acara tersebut. Selain ke Dialog tersebut, saya dan teman-teman pun sempat berjalan-jalan melihat berbagai pameran produk kreatif dari seluruh provinsi di Indonesia.

Saya di booth Pameran Musisi Indonesia dari Masa ke Masa

Saya di booth Pameran Musisi Indonesia dari Masa ke Masa

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: