Analisis RCA Indonesia terhadap Jepang Tahun 2000

by Wildan Noor Ramadhan 1006771453

Daya saing merupakan hal yang penting di era globalisasi dan perdagangan bebas dewasa ini. Untuk mengukur daya saing, yang paling populer digunakan adalah Revealed Comparative Advantage (RCA)  mengukur keunggulan komparatif. Balassa (1965) mengukur keunggulan komparatif sebuah negara dengaan menyusun suatu indeks yang dikenal dengan Balassa Index. Indeks ini mengidentifikasi apakah sebuah negara memiliki keuntungan komparatif yang dapat ditunjukkan namun tidak untuk menentukan asal keuntungan komparatifnya. Definisi ini telah mengalami revisi dan modifikasi sehingga penggunaan RCA sebagai alat ukur keunggulan komparatif bervariasi seperti pada tingkat global, sub-global/regional atau bilateral antara dua negara sebagai partner dagang.

Disini, saya menganalisis mengenai keunggulan komparatif Indonesia terhadap Jepang tahun 2000. Untuk menghitung nilai RCA pada ekspor Indonesia ke Jepang pada tahun 2000 digunakan data impor Jepang dari Indonesia dan dari pasar dunia. Setelah melakukan penghitungan, hanya 1 produk yang memiliki revealed comparative advantage, yakni Mineral fuels, oils & product. Penyebab utama buruknya daya saing Indonesia ini dikarenakan belum recovery nya perekonomian Indonesia setelah krisis tahun 1997-1998. Buruknya infrastruktur, industri yang masih labor intensif, dan terlalu bergantungnya terhadap ekspor minyak dan gas masih menjadi faktor lain rendahnya daya saing Indonesia di era ini. Dapat disimpulkan, secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa pada tahun 2000, komoditas Indonesia tidak memiliki daya saing secara relatif terhadap pasar Jepang ataupun dunia.untitledcccccccc

 

Tabel 10 Besar RCA Indonesia terhadap Jepang Tahun 2000 (World Bank, diolah)
Rank Code Commodity RCA
1 27 Mineral fuels, oils & product. 1.45668
2 44 Furskins and artificial fur;  etc. 0.246112
3 85 Nuclear reactors, boilers, etc. 0.198233
4 3 Fish & crustacean, mollusc. 0.144291
5 26 Ores, slag and ash. 0.13724
6 84 Miscellaneous articles of base metal 0.077766
7 75 Copper and articles thereof. 0.069249
8 48 Pulp of wood/of other fibrous cellu. 0.051276
9 94 Musical instruments; parts and etc. 0.04482
10 76 Nickel and articles thereof. 0.038942

5 thoughts on “Analisis RCA Indonesia terhadap Jepang Tahun 2000

  1. blendawijoyo says:

    Wah kaget juga ternyata tahun 2000, nilai RCA Indonesia terhadap pasar Jepang hanya barang ekspor migas, sementara pada tahun 2010, Jepang sudah menjadi negara tujuan ekspor nonmigas terbesar Indonesia. Berarti nilai RCA barang ekspor nonmigas Indonesia sejak tahun 2000 sudah meningkat secara signifikan ya? hehe

  2. wilramadhan says:

    Setuju blen, gw juga kaget. Pertumbuhannya udah lumayan pesat yg nonmigas. Tapi kalo dicompare sama negara lain tetep aja sih masih kalah hahaha. Sekaget itu sih tahun 2000 daya saing nya rendah banget, even RCA nya cuman satu komoditas

  3. blendawijoyo says:

    Mungkin karena pasca krisis ya wil, jadi Indonesia masih dalam tahap pemulihan untuk meningkatkan pertumbuhan ekspor.

  4. menurut gw wajar si wildan…. kenapa tetap kalah saing ama negara lain karena krisis yang melanda Indonesia juga yang paling parah, ibratkan sebuah mobil mainan indonesia didorong ke belakang dengan lebih jauh naggapalah 1 meter tapi negara lain cuma didorong ke belakang tak samapai stenagh meter…. ya secar general indonesia tetap berada di belakang dong… apalagi percepatan mobilnya juga terkendala, boro2 udah mau melkukan percepatan yang signifikan eh diatangtang krisi global lagi….. toh akhirnya permintaan ekspor berkurang lagi…. meurut gw jn terlau kaget jugalah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: