Trade/GDP Indonesia vs China, yearly, 2006-2011

Perbandingan antara trade dan GDP (Gross Domestic Product)/ PDB (produk domestik bruto) menghasilkan data yang menunjukan seberapa besar rasio perdagangan terhadap GDP/PDB dan hasil dari rasio ini mencerminkan seberapa besar perdagangan mempengaruhi pendapatan negara tersebut. Semakin besar hasilnya mengartikan semakin besar pula negara tersebut bergantung pada ekspor dan impor yang merupakan elemen-elemen pembentuk trade. Data yang digunakan menggunakan Current Price sehingga besarnya pertumbuhan dapat dipengaruhi oleh inflasi. Besarnya persentase yang ada tidak mencerminkan kalau PDB/GDP Indonesia mendekati Cina.

Dari grafik tersebut dapat dilihat kalau bagian terbesar dalam pembentukan PDB Cina ataupun Indonesia adalah perdagangan dengan lebih dari setengah PDB dihasilkan dari perdagangan antara Indonesia atau Cina terhadap dunia. Pada tahun 2006 sampai 2007 dapat diliat kalau rasio Cina dan Indonesia mengalami penurunan namun Cina tetap berada diatas Indonesia meski penurunan terjadi. Dalam kurun 2008-2009 krisis ekonomi menjadi problem yang dialami seluruh negara sehingga Cina ataupun Indonesia masih mengalami harus mengalami penurunan, tetapi rasio yang Cina miliki berada dibawah Indonesia dikarenakan adanya krisis pada tahun tersebut. Penurunan Cina yang lebih tajam dibandingkan Indonesia ini mencerminkan seberapa besar Cina tergantung pada perdagangannya sehingga saat krisis melanda rasio yang mereka miliki mengalami penurunan dan memaksa pemerintah Cina dan Indonesia membuat kebijakan untuk menangani krisis tersebut. Setelah dua tahun mengalami penurunan akibat krisis, tahun 2010 baik Cina ataupun Indonesia sudah merasakan dampak dari kebijakan tersebut sehingga rasionya sudah menigkat yang berarti nilai total perdagangan sudah mengalami kenaikan. Setahun dalam kondisi yang baik, tahun 2011 menjadi tahun yang baik bagi perdagangan Indonesia sedangkan menjadi tahun yang cukup buruk untuk perdagangan Cina. Krisis Eropa menjadi penyebab menurunnya rasio perdagangan Cina pada tahun 2011, sedangkan dampak krisis eropa terhadap perdagangan Indonesia tidak terjadi secara signifikan sehingga rasio perdagangannya tetap menunjukan tren positif. Meski memiliki rasio perdagangan yang lebih kecil dibandingkan Indonesia namun nilai perdagangannya masih jauh lebih besar dibandingkan Indonesia. Fluktuasi yang dialami indonesia tidak sebesar Cina. Hal ini menunjukan kalau Cina merupaka negara yang melakukan perdagangan internasional secara besar ketimbang Indonesia, saat terjadi resesi disuatu kawasan didunia Cina akan merasakan dampak dari resesi itu juga. Pasar perdagangan Cina lebih besar ketimbang Indoneisa baik dari ekspor ataupun  import. Pada akhirnya perekonomian Cina lebih bergantung pada perdagangan dibandingkan Indonesia.

Referensi :

http://data.worldbank.org/indicator/TG.VAL.TOTL.GD.ZS

http://bps.go.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: