Trade (% of GDP) vs Current Account Balance (% of GDP) 1975-1990

Ravi Garibaldi Akbar
1006662143
13

Image
Source: http://databank.worldbank.org

Dari grafik di atas, dapat terlihat bahwa Trade/GDP 1975 – 1990 dan Current Account Balance/GDP pada tahun 1980 – 1990 memiliki pola yang fluktuatif. Hal yang harus diperhatikan adalah kedua variable ini memiliki pattern yang hampir serupa meski terlihat adanya time lag antar keduanya.

Trade to GDP ratio ini berfungsi sebagai indicator yang dapat melihat besaran ekspor dan impor terhadap GDP atau sering dikatakan sebagai “trade openness ratio”. Sedangkan pada Current Account Balance (% of GDP) berguna sebagai indikator tingkat kompetitif internasional sebuah negara dan biasanya negara yang memiliki CA/GDP surplus tingkat ekonominya memiliki dependensi yang besar terhadap revenue dari ekspor dengan tingkat saving yang tinggi namun tingkat permintaan domestic yang rendah, berkebalikan dengan negara dengan CA deficit yang mengindikasikan tingginya impor dengan tingkat saving yang rendah serta tingkat konsumsi yang tinggi. Lebih singkatnya, CA yang surplus mengindikasikan suatu negara sebagai net creditor dan pada deficit negara sebagai net debtor.

Adapun hal yang dapat menjelaskan bagian grafik ini adalah seperti adanya fenomena oil boom yang terjadi pada tahun 1970 serta mulai berkembangnya ekspor sektor non-oil yang menjadi pendorong kenaikan Trade/GDP ratio hingga puncaknya pada 1980. Selain itu, ada pula resesi global di tahun 1980 yang daya beli dan menurunkan size dari trade turunnya CA Indonesia hingga menyentuh titik terendah pada tahun 1983. Setelahnya, pada tahun 1982 ada penurunan harga minyak serta external shock yang menurunkan ekspor dan total perdagangan. Selepas tahun 1986, mulai ada perubahan/reformasi struktur yang lebih menekankan pada outward-oriented guna menstabilkan perekonomian, hal ini juga dapat menjelaskan pergerakan pada Trade to GDP dan Current Account to GDP yang lebih landai.

Referensi:
http://databank.worldbank.org
• Collins, Sean. et all, ‘The Current Account Balance: An Analysis of The Issues’, RESERVE BANK OF NEW ZEALAND: Bulletin Vol 61 No.1.
http://www.rbnz.govt.nz/research/bulletin/1997_2001/1998mar61_1collinsnadaldesimonehargreaves.pdf
• Bhattacharya, A. and M. Pangestu (1993), ‘Indonesia: Development Transformation and Public Policy’, The Lessons of East Asia Series, World Bank. http://www.google.co.id/books?id=B1Rw_hbN5NkC
• Collins, Susan (1994), ‘Experiences with Current Account Deficits Among Asian Economies: Lessons for Australia?’. http://www.rba.gov.au/publications/confs/1994/collins.pdf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: