Komparasi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Singapura dan Filipina (2006-2011)

Wildan Noor Ramadhan

1006771453 / Nomor urut 41

Grafik diatas merupakan perbandingan pertumbuhan ekonomi Negara Indonesia, Singapore dan Filipina dari 2006 sampai dengan 2011. Indonesia, ditunjukkan dengan garis biru, mengalami pertumbuhan yang relatif stabil dibandingkan keduanya. Hal ini disebabkan oleh kuatnya perekonomian Indonesia ditengah ketidakpastian global. Ditambah, kuatnya perekonomian domestik dan daya beli dari konsumen kelas menengah menjadi salah satu kunci pertumbuhan yang stabil ini. Selain itu, minat investor asing yang meningkat, terutama pada sektor industri serta tingkat pertumbuhan riil ekspor sekitar 16% juga ikut menopang pertumbuhan. Hingga quarter 4 2012, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6,5%, sedikit dibawah target pemerintah (6,7%) pada saat itu namun diatas proyeksi Bank Dunia. Namun, perlambatan perekonomian Indonesia pun bukan lagi wacana, itu sekarang terjadi di 2012 meski tidak signifikan. Hal ini dipicu lemahnya permintaan komoditas dari kawasan Eropa, dan negara eksportir Eropa seperti China dan India

Garis merah merupakan garis yang menunjukkan volatilitas dari pertumbuhan ekonomi Singapura. Berbeda dengan Indonesia, pertumbuha perekonomian Singapura sangat merosot dikarenakan kuatnya ketergantungan terhadap perdagangan luar negeri, yakni eskpor serta Singapura sendiri sudah termasuk Negara maju yang mengakibatkan fase pertumbuhan yang pesat sudah tidak dialami lagi. Kontraksi terburuk terjadi pada 2008-2009 dimana pada saat itu terjadi krisis ekonomi Amerika. Perekonomian Singapura berkontraksi lagi pada kuartal kedua pada quartal 2 2011 dan menambah tekanan bagi bank sentral. Negara kota di Asia Tenggara yang menggantungkan diri pada perdagangan tersebut, menyatakan bahwa ekspor non migasnya jatuh 10,6% dibandingkan priode sama tahun lalu. Hal ini diperburuk dengan anjloknya penjualan elektronika sampai 10,4% dan terjerembabnya total pengapalan perdagangan ke Uni Eropa yang adalah pasar terbesarnya, sampai 28,7%. Yang terakhir, grafik hijau, grafik pertumbuhan perekonomian Filipina. Tren menunjukan volatilitas walapun tidak sevolatil pertumbuhan perekonomian Singapura. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya sector jasa pada perekonomian domestik di Negara tersebut.

 

Referensi :

Data Asia Development Bank (www.adb.org)

Webmaster. 2012. Ekonomi Asia 2013. http://www.kabarbisnis.com/nasional [diakses 25 November 2012]

Webmaster. 2012. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Ungguli Singapura. http://www.indonesiafinancetoday.com [diakses 25 November 2012]

Tagged , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: